Bupati Jepara Ahmah Marzuqi memberikan sambutan dalam kegiatan diklat penguatan karakter dan manajemen perekonomian guru dan kepala sekolah (Foto Dok. Diskominfo Jepara)

JEPARA – Memasuki era digital, para guru dan kepala sekolah harus melek financial technology (fintech). Revolusi digital dalam layanan keuangan berbasis teknologi diprediksi mampu mendongkrak perekonomian nasional. Hal ini terungkap dalam diklat penguatan karakter dan manajemen perekonomian guru dan kepala sekolah, Selasa (26/3), di Gedung Wanita Jepara. Kegiatan dibuka langsung oleh Bupati Jepara Ahmad Marzuqi, didampingi para pejabat terkait.

“Memasuki era digital sekarang ini, sebagai seorang guru harus dapat melek Fintech, agar tidak tergerus dengan perkembangan zaman,” ungkap Casita Arriwi Katmandu Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro Semarang, dalam pemaparannya.

Untuk fintech di Indoensia, ada enam cakupan, yang harus dipahami diantaranya pembayaran, investasi, perencanaan keuangan, pembiayaan (lending), comparasion site (financial agreegator), dan riset keuangan.

Dikatakan Sita, mulai sekarang harus dapat memahami kebutuhan, bukan sebagai keinginan. Selain itu, mereka harus pandai-pandai merencanakan dengan baik, tentang masa depan. Termasuk keuangan, untuk sekarang dan masa yang akan datang. “Kita harus mengerti bagaimana mengembangkan uang kita, melalui investasi maupun monitisasi hobi,” katanya.

Kesadaran masyarakat Indonesia untuk berinvestasi masih sangat rendah. Hanya ada sekitar 0,4 persen, dari total sekitar 250 juta penduduk Indonesia. Padahal di negara lainnya, kesadaran untuk berinvestasi ini semakin tinggi. “Di Malaysia saja, sekarang sudah 37 persen, diatas kita,” katanya.

Kesadaran guru terhadap fintech dianggap sangat penting dan perlu semakin di kembangkan. Hal itu melihat fintech mampu menciptakan berbagai peluang usaha baru yang menggunakan platform digital sebagai basis usaha. “Ini juga akan bermanfaat untuk menambah penghasilan kita, jika benar-benar mampu menjalankan bisnis fintech,” tuturnya.

Misalnya membayar SPP sekolah, tidak perlu antre, ngirim uang ke bank tidak harus ke bank, cukup dengan hp dirumah. Ini bagaimana masyarakat mendapat keuntungan banyak, bangsa dan negara juga mendapat keuntungan. “Negara diuntungkan dengan teknologi, bisa mendorong pembangunan dan masuk ke daerah terpencil,” tutur dia.

Bupati Jepara Ahmad Marzuqi, tidak kalah penting dalam era milenial sekarang ini, adalah penguatan karakter bagi para siswa. Bupat berharap, para guru ini, mampu menjadi gardadepan dalam membentuk karakter dan akhlakul karimah. (DiskominfoJepara/Dian)