Pengukuhan Kepengurusan Lembaga Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (LGNOTA) Kabupaten Jepara periode 2019–2024 di Pendapa Kartini, Setda Jepara (Foto Dok. Diskominfo Jepara)

JEPARA – Sukses melaksanakan tugasnya selama satu periode, Yuliati Junaidi dipercaya kembali menjabat sebagai Ketua Lembaga Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (LGNOTA) Kabupaten Jepara periode 2019–2024. Kepengurusan dikukuhkan langsung Bupati Jepara Ahmad Marzuqi, Rabu (8/5), di Pendapa Kartini Jepara.

Selain Yuliati, sebagai Wakil Ketua LGNOTA Kabupaten Jepara Endang Widiati Deni Hendarko dan Sekretaris Laila Sofrina Budi dan Sri Warastuti Anik Susila. Sedangkan posisi bendahara dipercayakan kepada Widyantoro, Anik Rosyidah dan Nur Fatchiyah. Juga dibantu beberapa bidang diantaranya bidang penggalangan orang tua asuh dan penyaluran bantuan, bidang organisasi, program dan data, serta bidang hubungan kemasyarakatan.

Dalam sambutannya Ketua LGNOTA Kabupaten Jepara Yuliati Junaidi dalam periode keduanya ini, tetap menaruh kepedulian yang besar agar program pendidikan atau wajib belajar sembilan tahun di Kabupaten Jepara, benar-benar dapat tercapai.

Disampaikan, LGNOTA menitik beratkan pada penggalangan orang tua asuh, agar tetap konsisten memberikan bantuan kepada anak asuh. Mulai tingkat SD/MI dan SMP/MTS untuk menamatkan pendidikan secara berkelanjutan.

Saat ini LGNOTA Kabupaten Jepara memiliki 9.124 anak asuh. Terdiri dari 4.853 anak yang bersekolah tingkat SD/MI serta 4.271 anak yang bersekolah tingkat SMP/MTS. “Anak asuh kami, berasal dari berbagai kalangan seperti putra/putri SLB, pertuni, putra putri mualaf, putra putri ODHA dan masyarakat kurang mampu,” kata dia.

Pada periode sebelumnya, kata Yuliati menemui banyak rintangan dan hambatan, termasuk masalah dana yang fluktuatif. Selain itu, update data Forum Komunikasi Kelompok Orang Tua Asuh (FKKOTA), masih belum optimal. “Namun demikian tidak menghalangi semangat para anggota untuk terus maju kedepan,” tuturnya.

Kedepan pihaknya akan melakukan penggalangan secara terus menerus kepada masyarakat dan lembaga sosial, untuk menjadi orang tua asuh lestari. Sehingga yang diharapkan, penyaluran bantuan dapat berjalan terus dan tidak terhenti.

“Kami mohon dukungan bupati, bunda dan semua pihak. Agar LGNOTA di Jepara, dapat melaksanakan amanah tuntaskan wajib belajar sembilan tahun di Jepara,” kata dia.

Sementara Bupati Ahmad Marzuqi berharap kepada para camat, dan pimpinan perangkat daerah untuk dapat membantu dan mensupport tugas LGNOTA ini. Khususnya FKKota ini, diharapkan untuk bekerja lebih maksimal. “Untuk BUMN dan BUMD, kami harapkan juga dapat menyalurkan bantuan atau menjadi orang tua asuh lewat LGNOTA ini,” kata dia. (DiskominfoJepara/Dian)