siap-laga
Ilustrasi Aplikasi Siap Laga.

JEPARA – Warga Kota Jepara semakin mudah dalam melaporkan kejadian terkait keamanan dan ketertiban (trantib). Pemerintah Kecamatan Jepara, Jumat (28/6), meluncurkan aplikasi “Siap Laga,” akronim dari Sistem Aplikasi Laporan Gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat. Aplikasi berbasis Android ini menjadi wadah partisipasi bagi warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

Camat Jepara M. Syafii menyebut, selama ini laporan masyarakat terkait trantib bersifat manual dan hanya dilakukan di jam kerja.

“Dengan aplikasi ini, warga bisa membuat laporan trantib kapan pun, di mana pun. Tidak perlu hadir ke desa atau kelurahan,” kata M. Syafii di depan para undangan yang hadir. Di antaranya Pelaksana Tugas Bupati Jepara Dian Kristiandi yang diwakili Asisten Pemerintahan Sekda Jepara Abdul Syukur, Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika), para lurah dan petinggi, serta Babinsa dan Babinkamtibmas se-Kecamatan Jepara.

Siap Laga adalah aplikasi yang diluncurkan dalam inovasi layanan trantib di Kecamatan Jepara. Inovasi dimunculkan sebagai bagian proyek perubahan dalam Diklat Kepemimpinan Tingkat IV yang diikuti Kepala Seksi Trantib Kecamatab Jepara, Abdul Ghofur.

Keberadaan Siap Laga, tambah Syafii, akan diikuti dengan kesiapsiagaan Muspika menindaklanjuti laporan warga setiap saat.

“Kami akan siaga 24 jam. Jangan sampai ada aplikasi online (daring -red), lalu tindak lanjutnya masih manual. Kami beserta Muspika akan langsung menindaklanjuti,” janjinya.

Dalam sambutannya, Asisten Pemerintahan Sekda Jepara Abdul Syukur berpesan agar ke depan aplikasi ini benar-benar dimanfaatkan untuk pelayanan trantib kepada masyarakat.

“Jangan hanya dimanfaatkan saat peluncuran. Tapi harus ditindaklanjuti sesuai target jangka menengah dan jangka panjang,” kata Syukur.

“Ini akan mempercepat tindak lanjut kejadian terkait trantib di Jepara. Kalau dulu saat masih manual, saat ada warga melapor, semua harus tertulis. Sehingga sampai di pimpinan perlu waktu beberapa hari baru bisa diambil sikap. Dengan Siap Laga bisa langsung ditindaklanjuti,” tambah Syukur lagi.

Keberadaan Siap Laga, kata Syukur, juga akan menunjang keberadaan Jepara Smart City.

“Saat ini banyak aplikasi inovasi layanan dari perangkat daerah. Semua akan diintegrasikan jadi satu. Sehingga Jepara bisa sejajar dengan kota-kota yang sudah maju,” tambahnya.

Kepala Seksi Trantib Kecamatan Jepara, Abdul Ghofur menambahkan, karena berbasis Android, aplikasi Siap Laga dapat diunduh melalui Google Playstore. Melalui aplikasi ini warga bisa melaporkan segala kejadian trantib di lingkungannya.

“Muspika dan lurah serta petinggi juga menjadi user aplikasi ini. Jadi kalau ada warga yang melapor, mereka mendapat notifikasi dari Siap Laga dan bisa langsung menindaklanjuti,” jelas Ghofur di sela acara pelatihan pemanfaatan aplikasi untuk Babinsa, Babinkamtibmas, lurah, dan petinggi se-Kecamatan Jepara. Pelatihan dilaksanakan langsung setelah peluncuran aplikasi.

Untuk saat ini, Aplikasi Siap Laga baru bisa dinikmati warga Kecamatan Jepara. Username dan Password untuk login akan disosialisasikan kepada warga oleh perangkat desa atau kelurahan masing-masing. Aplikasi Siap Laga bisa diunduh di Playstore atau kunjungi laman s.id/siaplaga di browser. (Diskominfo Jepara/Sulismanto)