pasar-tegalsambi
Asisten II Sekda Mulyaji (kanan) dan Kepala Desa Tegalsambi Agus Santoso (kiri) beserta perangkat desa berjalan di pasar yang baru diresmikan. (Foto Dok. Diskominfo Jepara)

JEPARA – Setelah rampung direnovasi Pasar Desa Tegalsambi kini memiliki bangunan baru yang lebih representatif. Pasar yang menjadi salah satu ikon desa di Kecamatan Tahunan itu, menempati lahan seluas 336 meter persegi. Terdiri dari 36 lapak dan 8 kios, pasar yang diresmikan, pada Senin (15/7), seluruhnya telah ditempati oleh 42 pedagang.

Petinggi Tegalsambi Agus Santoso mengatakan, Pasar Desa Tegalsambi telah ada dan mulai beroperasi sekitar 20 tahun lalu. Salah satu alasan pasar tersebut direnovasi adalah bangunan sudah tua. Perbaikan dilakukan bertahap selama tiga tahun, dimulai pada tahun 2017. Pembiayaan pembangunan, dikatakan Agus bersumber dari dana desa dengan menghabiskan anggaran Rp178 juta.

“Yang pertama 2017 kita anggarkan Rp50 juta, kedua Rp50 juta, dan ketiganya Rp78 juta sekaligus diresmikan,” ujar dia.

Alasan lainnya adalah penataan, sehingga terlihat rapi dan bersih supaya memiliki kesan nyaman bagi pedagang dan pembeli. Terlebih pembeli di Pasar Desa Tegalsambi juga berasal dari desa lain. Seperti warga Desa Mantingan dan Telukawur. Ramainya pengunjung pasar didukung dengan berada di jalan menuju tempat wisata.

Terpenting diungkapkannya, adalah menanamkan kembali budaya belanja ke pasar tradisonal. Sekaligus mendukung pemberdayaan masyarakat melalui ekonomi kerakyatan. “Jadi tidak sedikit-sedikit ke Indomaret sedikit-sedikit ke Alfamart, di pasar tradisional juga ada. Kita juga ada minimarket milik desa di sebelah kiri pasar itu menyediakan juga beraneka kebutuhan,” tutur Agus.

Pasar Desa Tegalsambi dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti terpasangnya saluran listrik, jaringan aliran air bersih, hingga tersedia fasilitas toilet umum. Ada juga lahan parkir yang nyaman dan aman, yang masih dalam tahap pembangunan.

Sebelumnya, peresmian, ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Plt Bupati Jepara Dian Kristiandi di ruang kerjanya. Berselang hari, peresmian dilanjutkan dengan penguntingan pita dan pemotongan tumpeng oleh Asisten II Sekda, Mulyaji di lokasi pasar desa. Selain Petinggi Tegalsambi, turut hadir dan mendampingi, yakni Camat Tahunan Eko Kasiono, Petinggi Tegalsambi Agus Santoso, utusan Muspika Tahunan, dan beberapa pejabat perangkat daerah terkait.

Usai peresmian, Mulyaji berkesempatan meninjau langsung kondisi pasar dan berdialog dengan sejumlah pedangang dan pembeli. Dengan suasana baru Pasar Desa Tegalsambi yang bersih dan nyaman, membuat pedagang antusias untuk berjualan. Mereka pun merasa senang karena terjadi peningkatan pembeli yang cukup signifikan.

Marfuatun penjual sembako contohnya. Ia merasa bersyukur ada peningkatan dari hasil jualannya setelah dilakukan renovasi. Omzetnya naik dari sebelumnya berkisar Rp800 ribu perhari, kini ia bisa memperoleh Rp1 juta dalam satu hari. Pertumbuhan pendapatan juga dirasakan pedagang lain. Asmana penjual horog-horog sate kikil, dan Siti pedagang ikan. Mereka mengaku ada peningkatan penjualan sekitar 40 persen.

Pasar Desa Tegalsambi berjarak 270 meter kearah timur dari perempatan desa. Bisa juga dari perempatan Desa Mantingan, ke arah barat sejuah 1,2 kilometer. Seperti pasar kebanyakan, di pasar desa ini pembeli dapat menemukan berbagai kebutuhan dapur. Seperti daging ayam, ikan, sayur-mayur, maupun aneka bumbu dapur. Kemudian terdapat pula aneka jajanan, camilan, dan minuman. Tak ketinggalan, pengunjung juga bisa berbelanja bermacam-macam kebutuhan fesyen. (DiskominfoJepara/AchPr)