Rapat pleno terbuka pada Senin (22/7) di Kantor KPU Jepara. (Foto Dok. Diskominfo Jepara)

JEPARA – KPU Jepara telah menetapkan perolehan suara, dan penetapan calon anggota legislatif terpilih Kabupaten Jepara. Dari hasil rapat pleno terbuka pada Senin (22/7) di Kantor KPU Jepara, PPP menempati perolehan teratas dengan memperoleh 10 kursi dari 50 kursi di DPRD Kabupaten Jepara.

Ketua KPU Jepara Subchan Zuhri mengatakan, selanjutnya perolehan kursi ditetapkan di dalam surat keputusan KPU. Ia melanjutkan, perolehan kursi PPP disusul PDI Perjuangan yang memperoleh 8 kursi, serta Partai Nasdem mendapatkan 7 kursi di DPRD Kabupaten Jepara. Kemudian PKB memperoleh 6 kursi, Partai Gerindra 5 kursi, dan Partai Golkar 4 kursi. “Partai Demokrat, PAN, PKS, dan Partai Perindo, memperoleh masing-masing 2 kursi. Partai Berkarya, dan Partai Hanura, mendapat jatah sama 1 kursi,” ujar dia.

Setelah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jepara, diketahui calon anggota legislatif peraih suara terbanyak didominasi pendatang baru. Hadi Patenak mejadi urutan pertama, caleg dari Partai Nasdem dapil Jepara 3 (Kembang, Donorojo, Keling). Perolehan suaranya mencapai 10.716.

Disusul dua caleg di dapil Jepara 2 (Mlonggo, Bangsri, Pakisaji) antaranya Muhammad Latifun caleg Partai Demokrat dengan raihan 10.413 suara sah. Diikuti tertinggi ketiga Nuruddin Amin caleg dari PKB dengan perolehan suara 9.720. Kemudian peraih suara tertinggi keempat adalah Haizul Maarif caleg dari PPP dapil Jepara 5 (Mayong, Nalumsari, Welahan) yang raihan suaranya mencapai 9.444.

Keempat caleg ini mengalahkan perolehan suara anggota dewan petahana yang kembali ikut bertarung di pileg tahun ini. Sementara dari unsur petahana yang masih memperoleh suara tinggi di antaranya caleg Partai Nasdem dapil 1 (Jepara, Tahunan, Kedung, Karimunjawa), Pratikno. Dengan perolehan 9.058 suara. Disusul Imam Zusdi Ghozali caleg PPP dapil 3 (Kembang, Donorojo, Keling) dengan 8.703 suara. Lalu caleg Partai Gerindra dapil yang sama, Purwanto dengan 8.328 suara. Ketiganya merupakan unsur pimpinan dewan periode 2014-2019. (DiskominfoJepara/AchPr)