Peresmian gedung ditandai dengan penandatanganan prasasti yang dilakukan oleh Asisten II Setda Jepara Mulyaji, mewakili Plt Bupati Jepara, bersama dengan pejabat Rumah Sakit di RS PKU Muhammadiayah Mayong. (Foto Dok. Diskominfo Jepara)

JEPARA – Memperingati hari kelahiran (Milad) ke-8 RS PKU Muhammadiyah Mayong menggelar Tabligh Akbar dan peresmian gedung Sang Surya. Gedung tersebut diklaim memiliki bangunan setinggi enam lantai.

Peresmian gedung ditandai dengan penandatanganan prasasti yang dilakukan oleh Asisten II Setda Jepara Mulyaji mewakili Plt Bupati Jepara, bersama dengan pejabat Rumah Sakit dengan disaksikan para tamu undangan, Sabtu (27/7) di RS PKU Muhammadiayah Mayong.

Ketua  MPKU (Majlis Pembina Kesehatan Umum) pimpinan cabang muhammadiyah mayong, Muhammad Yusuf, dalam laporannya mengatakan, bersamaan milad tahun ini, Rumah Sakit PKU Muhammadiyah juga telah berhasil membangun gedung setinggi enam lantai, gedung tersebut diberi nama Sang Surya, dengan ketinggian enam lantai. Dalam waktu dekat juga akan dibangun gedung yang memiliki tujuh lantai dengan nama Sang Pencerah, ucapnya.

“Sesuai perijinan, RS PKU (Pusat Kesehatan Umum) Muhammadiyah telah berjalan selama delapan tahun, sedangkan secara operasional sudah berjalan selama tujuh tahun,” katanya.

Dalam acara tersebut, juga dilakukan berbagai kegiatan diantaranya membagikan sembako sebanyak 2000 paket gratis kepada warga tidak mampu, faqir miskin dibeberapa kecamatan meliputi Kecamatan Mayong, Nalumsari, Welahan, Kalinyamatan, Pecangaan dan Batealit. Tidak selesai disitu, beberapa kecamatan diluar Kabupaten Jepara juga menjadi sasaran pembagian bantuan, diantaranya Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kudus, Kecamatan Mijen dan Wedung Kabupaten Demak.

Sementara itu mewakili Plt Bupati, Asisten II Setda Jepara, Mulyaji mengapresiasi semua kegiatan yang telah dilakukan oleh pihak Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Mayong.
Dirinya berharap mudah-mudahan Rumah Sakit tersebut mampu memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat Kabupaten Jepara dan sekitarnya, katanya.

“Kedepan pembagian sembako agar bisa ditingkatkan kepada seluruh kecamatan di Kabupaten Jepara. Meskipun angka kemskinan di Jepara menurun, akan tetapi masih ada masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi,” katanya.

Sesuai visi misi pemerintah Kabupaten Jepara, sampai tahun 2022 angka kemskinan harus mampu ditekan sampai angaka 7 persen, dan bersyukur saat ini sudah tercapai.
Mskipun angka kemiskinan Kabupaten Jepara berada dibawah angka kemiskinan provinsi, pemerintah daerah, akan mengupayakan angka kemiskinan sampai seminimal mungkin.

Tahun 2019 ini merupakan tahun ke-3 RS PKU Muhammadiyah Mayong melakukan Bakti sosial kepada masyarakat. Sebelumnya pada tahun 2005 membagikan bantuan kepada 350 warga, dan pada 2017 sebanyak 900 bantuan.

Bersamaan dengan acara tersebut juga Beberapa kegiatan juga dilaksanakan pembagian bantuan diantaranya, pembagian sembako kepada warga tidak mampu, pemberian bantuan kesehatan melalui BPJS, pemberian penghargaan kepada karyawan yang bekerja selama 20 tahun serta penghargaan kepada karyawan yang berprestasi (DiskominfoJepara/Aldo)