Sekda Jepara Edy Sujatmiko bersalaman dengan salah satu warga rutan penerima remisi. (Foto Dok. Diskominfo Jepara)

JEPARA – Kegembiraan menyambut Hari Kemerdekaan Ke-74 Republik Indonesia, juga dirasakan oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan (Rutan) Negara Kelas IIB Jepara. Pasalnya, setiap 17 Agustus pemerintah memberikan remisi atau pengurangan masa tahanan. Pada tahun ini, Sebanyak 143 orang mendapatkan hadiah remisi, empat di antaranya langsung bebas.

Penyerahan remisi kemerdekaan, diserahkan langsung secara simbolis oleh Sekda Jepara Edy Sujatmiko, dengan didampingi Kepala Rutan Solihin. Penyerahan itu dilakukan di sela upacara bendera, peringatan HUT Ke-74 RI dan HUT Ke-69 Provinsi Jawa Tengah, di halaman Kantor Setda Jepara, Sabtu (17/8).

Pemberian remisi, dikatakan Edy merupakani wujud apresiasi pencapaian perbaikan diri, yang tercermin dari sikap dan perilaku sehari-hari selama menjalani pidana. Jadi, bukan berdasarkan atas latar belakang pelanggaran hukum warga binaan.

“Perbaikan itu, tercermin dari sikap warga binaan yang taat selama menjalani pidana, lebih disiplin, lebih produktif, dan dimamis,” ujar Sekda Jepara.

Diharapkan pemberian remisi tersebut dapat memotivasi WBP, untuk menyadari kesalahannya. Juga memberikan optimisme agar tidak mengulangi perbuatan melanggar hukum.

“Harapan saya, saudara dapat mengambil hikmah dari perjalanan hidup saudara untuk menapaki hidup lebih baik,” imbau dia.

Pengurangan masa tahanan yang diberikan dalam rangka HUT Ke-74 RI ini, merupakan remisi umum dengan pengurangan masa tahanan antara satu hingga lima bulan. Remisi ini tidak berlaku bagi terpidana seumur hidup atau terpidana mati.

Salah seorang warga binaan, Usman, mengaku sangat senang termasuk yang menerima remisi.

“Bersyukur dan Alhamdulillah banyak terima kasih,” kata Usman.

Rutan Negara Kelas IIB Jepara sendiri, memiliki kapasitas daya tampung sebanyak 108 WBP. Kendati demikian hingga berakhirnya kegiatan pagi itu, tercatat ada sebanyak 303 orang yang sedang menjalani pidana di Rutan Jepara. Terdiri dari 211 narapidana, dan 92 orang tahanan. 115 di antaranya adalah WBP dengan pidana khusus kasus narkoba. (DiskominfoJepara/AchPr)