Sebanyak 85 petugas penyuluh agama islam se-Kabupaten Jepara mengikuti pembinaan. (Foto Dok. Diskominfo Jepara)

JEPARA – Meningkatkan kualitas, peranan, dan fungsi petugas penyuluh agama islam dalam syiar, serta meningkatkan intelektualitas dan profesionalisme Kerja. Sebanyak 85 petugas penyuluh agama islam se-Kabupaten Jepara mengikuti pembinaan. Dengan menghadirkan narasumber Kanit Bintibmas Polres Jepara Aiptu Ustan Sulistianto, dan Kasi Bimas Kemenag Jepara Muslih.Bertempat di Ruang Rapat R. M. P. Sosrokartono, Setda Jepara, senin (19/8).

Kabag Kesra Setda Jepara Suhendro selaku ketua penyelenggara menyampaikan, kegiatan ini bertujuan menjalin silaturahim dan meningkatkan ukhuwah islamiyah, serta menambah pengetahuan, pemahan dan ketrampilan penyuluh agama islam. Selain itu, penyuluh juga diharapkan mampu merespon dinamika kehidupan beragama yang semakin komplek. Serta menciptakan hubungan baik dengan internal maupun antar pemeluk agama .

“Penyuluh agama memiliki peran sebagai pembibing masyarakat, sebagai panutan, dan penanggung tugas pemerintah,” katanya.

Sementara itu, Plt Bupati Jepara Dian Kristiandi Jepara saat membuka acara mengatakan, pembinaan agama islam ini jangan hanya berkisar pada ukhuwah islamiyah saja, melainkan lebih menjurus pada ukhuyah basyariyah dan wathaniyah. Mengingat seiring perkembangan teknologi saat ini,banyak dimanfaatkan orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk memecah belah generasi penerus. Oleh sebab itu,kehadiran para penyuluh di tengah-tengah masyarakat diharapkan mampu meberikan arahan-arahan kepada generasi penerus bangsa agar tidak terkecohkan dengan berita bohong.

“keberadaan para penyuluh sangat penting, karena ikut bersama-sama memberikan pendidikan,” katanya.

Terkait pembinaan terhadap penyuluh agama islam, Andi berpesan supaya para petugas melaksanakan syiar islam berdasarkan pemahaman yang benar, sebagai bekal beramal dan berdakwah. (Diskominfo Jepara/Sofi’in)