Kapal Motor (KM) Banawa Nusantara 98. (Foto Dok. Diskominfo Jepara)

JEPARA – Kecamatan Karimunjawa yang terletak di Kabupaten Jepara, menjadi salah satu tujuan wisata bagi para turis domestik maupun mancanegara. Wilayahnya berupa Kepulauan dengan total 27 pulau, dan masing-masing memiliki potensi wisata. Dari sekian Kepulauan itu, hanya lima pulau yang berpenghuni, yakni Pulau Parang, Nyamuk, Genting, Kemujan, dan Pulau Karimunjawa dengan penduduk yang paling banyak.

Oleh sebab itu, Pelaksana tugas (Plt.) Bupati Jepara Dian Kristiandi menyebut, transportasi antarpulau memiliki peran yang sangat vital menunjang mobilitas keseharian di sana. Bantuan pemerintah pusat berupa hibah kapal Pelayaran Rakyat (Pelra) bernama Kapal Motor (KM) Banawa Nusantara 98 disebutnya sangat membantu konektivitas wilayah pulau di Karimunjawa tersebut. Selain mendukung kunjungan wisatawan itu sendiri. “Kehadiran kapal ini mampu mempererat, mendekatkan secara emosional warga Karimunjawa dalam satu kesatuan, utamanya dalam proses pembangunan wilayah itu sendiri,” ujar Andi dalam sambutanya saat peluncuran kapal, di Dermaga Pantai Kartini Jepara, Selasa (17/9).

Andi menambahkan, untuk biaya operasional KM Banawa Nusantara 98 akan dibebankan melalui APBD. Ia berpesan agar pihak-pihak terkait dapat melakuan satu pengelolaan yang baik dan profesional. Sehingga kebermanfaatan dari bantuan tersebut dapat dirasakan secara optimal, dan berkelanjutan.

Peluncuran kapal ditandai dengan pemotongan tumpeng, dan pengguntingan untaian bunga. Kemudian dilanjutkan dengan pemecahan kendi di geladak kapal, lalu penaburan bunga oleh Forkopimda beserta tamu undangan. Sesuai rencana, KM Banawa Nusantara 98 akan ditempatkan di Pelabuhan penyeberangan Karimunjawa.

Disampaikan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jepara, Deni Hendarko, kapal tradisional tersebut akan melayani rute Pulau Karimunjawa – Pulau Parang – Pulau Nyamuk – Pulau Genting, pulang pergi. “Terlebih Kepulauan Karimunjawa dan sekitarnya telah ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) melalui PP Nomor 50 Tahun 2011 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional Tahun 2010 – 2015,” ujar dia.

Secara spesifik Deni menjelasakan, KM Banawa Nusantara 98 memiliki panjang seluruhnya 17,65 meter, dan panjang antara garis air 13,13 meter. Kemudian lebar 4 meter, tinggi 1,84 meter, dan serat air 1,02 meter.

Selanjutnya, kapal yang memiliki kapasitas 24 penumpang dan lima awak kapal ini, terdapat bahan bakar berkapasitas seribu liter, tangki air tawar 250 liter, dan memiliki berat keseluruhan 34 gross tonnage. Sedangkan untuk kecepatan dinas kondisi penuh, kapal ini mampu melaju dengan kecepatan sembilan knot. “Jenis kapal ini mampu menembus pasang surutnya gelombang laut yang ada di kawasan Kepulauan Karimunjawa, selain dapat mereapat di semua dermaga yang ada di sana,” terang Deni. (DiskominfoJepara/AchPr)