JEPARA – Komunitas Kopi Jepara menginisiasi acara Internasional Coffee Day (ICD) 2019 bertempat di Pendopo Kartini Jepara, Ahad (20/10/2019). Acara ini dihadiri oleh Asisten II perekonomian dan pembangunan Sekda Jepara Mulyaji, Kapolres Jepara, dan Dandim Jepara.

Uung dari komunitas kopi Jepara mengatakan terdapat 25 stand kopi dari berbagai kedai dan petani di Kabupaten Jepara. Ia juga berharap dengan adanya acara ini masyarakat sebisa mungkin menikmati kopi asli Jepara dan mampu mendorong tumbuhnya pelaku usaha di sektor hilir, dengan berkembangnya kedai kopi yang tersebar di Kabupaten Jepara. Ia juga menjelaskan sebagian besar kopi sudah dijual di berbagai daerah termasuk Jogja, Jakarta sampai luar Jawa.

Dalam serangkaian acara tersebut juga diberikan bantuan secara simbolis dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah yang berupa bubuk dan mesin sangrai kopi. Sedangkan petani penerimanya dari desa Tempur dengan nilai bantuan Rp57 juta.

Asisten II Sekda Jepara Mulyaji mengapresiasi acara ini, karena melalui ICD 2019 masyarakat lebih mengenal kopi-kopi lokal. “Produksi kopi di kabupaten Jepara ini banyak yang belum mengetahui, oleh sebab itu terselenggaranya acara ini justru membuat masyarakat mengenal kopi-kopi asli Jepara,” jelasnya.

Mulyaji menjelaskan peminat kopi meningkat terkhusus di kalangan anak muda. “Anak muda sekarang sudah mulai mencintai kopi dan lebih suka berkumpul di cafe atau kedai kopi,” katanya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan Lokakarya atau workshop coffe yang diisi oleh pemateri Harjanto dan Yuanita Rachma. (DiskominfoJepara/Umar/Dhima)