Eko Suseno HRM, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UKSW Salatiga saat mengisi acara Sarasehan HUT ke-48 Korpri. (Foto Dok. Diskominfo Jepara)

JEPARA – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48, Korpri Kabupaten Jepara melengkapi diri dengan Lembaga Pengembangan Sumber Daya Manusia (LPSDM). Lembaga ini secara resmi telah diluncurkan pada Kamis, (28/11/2019), di Gedung Shima Jepara. Hadir dalam kesempatan itu Sekda Jepara Edy Sujatmiko, Asisten I Setda Jepara Abdul Syukur, para pimpinan Perangkat Daerah dan perwakilan Aparatur Sipil Negara (ASN), di Kabupaten Jepara.

LPSDM ini merupakan salah satu lembaga yang dibentuk oleh Dewan Pengurus Korpri Jepara yang bertugas untuk membantu masyarakat dan pemerintah dalam mewujudkan sumber daya manusia kretaif, inovatif, produktif dan kompetetif. Lebih sepesifik lagi, yaitu membantu memecahkan segala permasalahan anggota untuk memperbaiki kinerja sebagai anggota Korpri. Karena saat ini, perubahan sosial dan ekonomi yang massif, menuntut para ASN dapat menyesuaikan dengan perubahan jaman.

Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara mendorong terwujudnya ASN yang berkualitas, serta mendukung terwujudnya birokrasi berkelas dunia di tahun 2024 mendatang.

Sekda Jepara Edy Sujatmiko mengatakan, untuk mewujudkan birokrasi berkelas dunia, Presiden Joko Widodo telah mencanangkan Smart ASN 2024. Dalam Smart ASN 2024, setiap ASN harus memiliki integritas, nasionalisme dan profesionalisme. Selain itu, penguasaan teknologi informasi dan entrepreneurship.

Korpri diharapkan siap dan mampu berkontribusi secara maksimal membantu pemerintah mewujudkan World Class Bureuacracy. “Korpri Jepara Kabupaten Jepara diharapkan mampu mendorong percepatan reformasi birokrasi, dan membangun mentalitas baru yang positif,” kata dia.

Selain itu, anggota Korpri Jepara harus mampu menciptakan profesional kerja, menuju birokrasi yang dinamis, inovatif, responsif terhadap perkembangan jaman serta mampu menjadi motor penggerak produktifitas, dan daya saing daerah. “Selain di instansi pemerintah, LPSDM Korpri juga melayani pendampingan, jasa konsultasi, pendidikan dan pelatihan aparatur desa,” katanya.

Sementara itu, Eko Suseno HRM, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UKSW Salatiga yang juga hadir dalam peluncuran LPSDM mengatakan. Di era digital sekarang ini, ada tiga tuntutan yang harus dipenuhi oleh ASN. Yaitu, tech, touch, dan truth (teknologi, sekali sentuh dan kebenaran). Artinya, kebenaran teknologi sekali sentuh harus berbasis kebenaran. “Sekarang ini masuk dalam era baru. Kita dituntut cepat. Siapa yang cepat akan mengalahkan lambat,” katanya.

Untuk itu, ASN harus bekerja lebih cepat daripada orang yang dilayaninya. Di era disrupsi ini, inovasi yang akan menggantikan seluruh sistem lama dengan cara-cara baru. Sangat menarik, jika semua pelayanan publik di Jepara, dapat dijadikan dalam satu tempat. “Saatnya berpikir kreatif. Copying (meniru), developing (mengembangkan) dan innovation (berinovasi),” ungkap dia. (DiskominfoJepara/Dian)