Jepara Sabet Tiga Kategori Lomba Masak Ikan Jateng.

JEPARA – Tim Penggerak PKK Kabupaten Jepara berhasil menyabet tiga kategori sekaligus lomba menu ikan tingkat Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan lomba menu masakan berbahan dasar ikan ini diselenggarakan pada Sabtu, (30/11/2019) lalu, dan diikuti kabupaten/kota se-Jawa Tengah.

Tiga ketogori yang dilombakan antara lain, kategori menu keluarga, menu kudapan dan menu khusus untuk balita. Tahun ini, Jepara berhasil meraih tiga kategori sekaligus. Juara III kategori menu keluarga, Juara II kategori menu kudapan dan Juara II menu balita.

Untuk Kategori Menu keluarga, Kabupaten Jepara masih terpaut sedikit dibawah Kabupaten Purbalingga dan Cilacap, yang berada di posisi I dan II. Namun, di kategori menu kudapan, Jepara berhasil mengalahkan Kabupaten Cilacap yang berada di peringkat III. Sedangkan kategori menu balita Jepara berada di peringkat II di bawah Kabupaten Kebumen. Sedangkan di posisi ketiga yaitu kabupaten Banyumas.

Sebagai tim penilai yaitu Moch. Adi Widodo (PPJI Jawa Tengah) selaku ketua. Selain itu juga Sigit Nugroho (PHRI Jateng), Darmawan (ICA Jateng), Dr. Alberta Rika Pratiwi (Unika Soegijapranata) dan Devita Ayu Fendiawan (DWP Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah).

Wakil Ketua TP PKK Jepara Ny. Hesty Nugroho menyambut gembira hasil perolehan lomba menu ikan tingkat Provinsi Jateng ini. Torehan prestasi ini, sekaligus untuk meningkatkan pengetahunan dan pemahanan masyarakat akan pentingnya konsumsi ikan dalam meningkatan kualitas hidup. “Lomba masak menu ikan ini, juga dapat meningkatakan masyarakat mencegah penyakit stunting sekaligus mencerdaskan anak,” kata dia.

Hesty yang juga ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Jepara ini mengatakan, aneka olahan ikan ini penting untuk disantap karena memiliki kandungan gizi dan protein yang luar biasa. Dengan tingginya kandungan gizi dan protein itu, Ia percaya dapat membentuk masyarakat yang lebih sehat. Apalagi harganya yang lebih terjangkau daripada harga daging.

“Di Jepara tengah digalakkan memasyarakatkan gerakan makan ikan. Apalagi, Jepara ini sangat berpotensi terhadap pemenuhan kebutuhan ikan ini,” kata dia.

Ia juga berharap, upaya peningkatan konsumsi menu ikan ini dapat menumbuh kembangkan ekonomi kreatif berbasis kuliner ikan. Serta dapat menjadi momentum untuk mendorong masyarakat umum, dan kaum ibu agar berkreasi menciptakan menu ikan.

“Tidak hanya pindang srani yang sudah dikenal, namun muncul menu-menu baru lagi berbahan dasar ikan dari Jepara yang dapat memikat para wisatawan yang mencicipinya,” kataya. (DiskominfoJepara/Dian)