Plt. Bupati Jepara Dian kristiandi menyambut arak-arakan Pemain Persijap di Kantor Bupati Jepara. (Foto Dok. DiskominfoJepara)

JEPARA – Seluruh masyarakat Jepara menyambut gembira piala Liga 3 yang diraih Persijap Jepara musim kompetisi ini. Dihadapan para pemain dan suporter Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Jepara Dian Kristiandi memberikan bonus Rp50 juta untuk Persijap Jepara.

Plt. Bupati Dian Kristiandi saat menyambut Tim Persijap di kantor Bupati Jepara.

Tidak hanya itu ke depan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara akan siap bersinergi membantu manajemen untuk memajukan sepak bola kebanggaan masyarakat Jepara ini.

“Kita patut berbangga dan bersyukur, Persijap raih kemenangan kembali. Terima kasih kepada manajemen dan pelatih, serta pemain. Kita akan support dalam bentuk apapun dan akan kita komunikasikan lebih lanjut,” kata Andi.

Kepada manajemen Persijap, Dian Kristiandi memberikan bonus Rp50 juta. Selain bonus tersebut, Ia juga akan memberikan bentuk dukungan lain, seperti pembenahan di Stadion Gelora Bumi Kartini (SGBK). “Akan kita dorong terus, fasilitasnya. Contohnya, jika lapangannya rumputnya kurang bagus, kita perbaiki. Lampunya kurang terang ya kita benahi,” katanya.

Manajer Persijap, Arief Setiadi, mengaku bersyukur akan prestasi yang diraih oleh Persijap. Menurutnya, capaian ini tak lepas dari kerja keras pemain, pelatih dan dukungan dari masyarakat serta pemerintah. Memasuki Liga 2 Nasional, ia berkata akan ada perubahan pada skuad pemain. Namun hal itu akan dibicarakan lebih lanjut, setelah libur tahun baru.

“Pertama, kami akan menikmati kemenangan, karena capaian ini untuk warga Jepara. Setelah itu kami libur dulu, kemudian lakukan screening pemain dan persiapan. Paling tidak pada akhir Januari 2020 kita sudah bisa menentukan rancangan ke Liga 2 seperti apa,” ungkap dia.

Terkait Persijap keluar dari Liga 3 Nasional, ia mengaku sangat bersyukur dapat melaluinya. Karena perjuangan terberat ketiga harus naik ke Liga 2. Dimana di Liga 3 terdapat 700 klub yang bersaing dan Persijap Jepara yang mampu keluar sebagai juara. ”Perjuangan luar biasa ini, tak akan mungkin bisa kami lalui tanpa dukungan dari segenap tim dan suporter,” kata dia.

Tidak hanya itu, saha satu pemain Pesijap Risky Hidayat sebagai Best Player (Pemain terbaik) di Liga 3. Penampilan Rizki Hidayat sepanjang kompetisi memang luar biasa. Kontribusinya bagi Tim Persijap memang luar biasa, sehingga gelar ini juga melengkapi kegembiraan Tim Persijap Jepara. Pelatih Persijap Jepara, Sahala Marudut Tigor menyatakan, Rizki selama ini menjadi pemain kunci di timnya. Kemampuan tehnik dan stamina pemain ini memang diatas rata-rata. Selain itu, Rizki juga menjadi salah satu mesin gol timnya. (DiskominfoJepara/Dian)