Suasana di dalam KMP Siginjai.

JEPARA – Setelah sempat ditutup akibat cuaca buruk, penyeberangan Pelabuhan Jepara menuju Pulau Karimunjawa kembali dibuka untuk Kapal Motor Penumpang (KMP) Siginjai. Rabu (8/1/2020) pagi, KMP Siginjai berangkat menuju Karimunjawa dengan membawa berbagai kebutuhan pokok masyarakat.

Dari pantauan, kapal motor penumpang Siginjai, berangkat dari dermaga Pantai Kartini mengangkut 168 penumpang, 25 unit sepeda motor, mobil 1 unit, truk 5 unit, dan barang seberat kurang lebih 10 ton. Selain itu juga mengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk kebutuhan masyarakat Karimunjawa.

Kepala Unit Pelayanan Pelayaran (UPP) Syahbandar Jepara Tri Jotho menyatakan cuaca memungkinkan dilakukannya pelayaran untuk KMP Siginjai. Namun untuk dua kapal lain yang ukuran dan konstruksinya berbeda Expres Bahari 3 F dan 6 F sampai saat ini belum ada permohonan dari penyedia jasa untuk pemberangkatan kapal. “Tapi siang ini mereka informasinya sudah melakukan pengisian bahan bakar untuk pelayaran,” kata dia.

Sesuai dengan informasi dari BMKG (Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika), cuaca di Laut Utara Jawa dinyatakan masih aman untuk KMP Siginjai. “Ketinggian gelombang berkisar antara 1,5 – 2 meter. Sedangkan kecepatan angin mencapai 10-15 knot,” kata dia.

Meskipun kabut tebal menyelimuti pemberangkatan kapal, namun hal ini hanya terjadi di sekitar Pantai Utara Jepara saja. KMP Siginjai tiba dengan selamat di Pelabuhan Karimunjawa sekitar 12.00 siang. “Jika nanti gelombang tinggi lagi, pelayaran akan kita tutup kembali,” kata dia.

Dengan diberangkatkannya KMP Siginjai, para penumpang atau warga Karimunjawa yang sempat tertahan di Jepara, dapat terangkut dengan kapal ini. (DiskominfoJepara/Dian)