Foto Bersama Organisasi pembina atlet penyandang disabilitas atau National Paralympic Committee (NPC) Kabupaten Jepara. (Foto Dok. DiskominfoJepara)

JEPARA – Organisasi pembina atlet penyandang disabilitas atau National Paralympic Committee (NPC) Kabupaten Jepara, memasang target satu atlet meraih satu medali emas di ASEAN Para Games (APG) 2020. Perhelatan pesta olahraga difabel se-Asia Tenggara itu, bakal digelar di Manila, ibu kota Filipina, pada Maret di pekan ketiga mendatang.

Audiensi Organisasi pembina atlet penyandang disabilitas atau National Paralympic Committee (NPC) Kabupaten Jepara.

Mengenai kesiapan atlet, Ketua NPC Kabupaten Jepara Asrori mengatakan bahwa dua atletnya telah siap untuk berlaga, pada APG 2020 ke depan. Atlet terbaiknya yakni Aris Wibawa untuk cabor renang, dan Ahmad Saidah di cabor triathlon. “Mereka telah dipersiapkan selama setahun terakhir, untuk menjalani program pemusatan pelatihan nasional (pelatnas), yang dipusatkan di Kota Solo,” kata dia saat ditemui usai audiensi, di ruang kerja Asisten II Sekda Jepara, Rabu (8/1/2020).

Masih dikatakannya, baik Aris dan Saidah akan menjadi andalan tanah air untuk meraih medali tertinggi di ajang tahunan ini. Pasalnya, mereka mempunyai prestasi yang moncer dalam olaraga. Teranyar, Aris berhasil membawa pulang medali emas dari ajang yang sama, pada tahun 2017 di Malaysia. Di tahun berikutnya, pada ajang Asian Para Games di Jakarta, ia dipaksa puas atas medali peraknya setelah kalah dari China. “Itu pun selisihnya sangat tipis sekali di tingkat internasional, tentunya ini yang ASEAN Para Games tentunya kita optimis dapat emas,” ujar Asrori.

Sedangkan untuk Ahmad Saidah, Ketua NPC Jepara pun optimis atletnya dapat merengkuh juara. Meski di cabor triathlon terhitung pemula, tapi di cabor balap kursi roda sudah masuk kategori profesional.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua KONI Kabupaten Jepara Sutedjo S Sumarto mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan tambahan bonus bagi atlet-atlet yang meraih medali. “Untuk nomor perorangan, medali emas Rp50 juta, perak Rp35 juta, dan perunggu Rp25 juta. Nomor double Rp40 juta, Rp30 juta, dan Rp20 juta. Nomor beregu Rp35 juta, Rp25, dan Rp15 juta,” kata dia.

Sementara itu, Pemkab Jepara melalui Kabag Kesra Setda Jepara Suhendro mengaku, sebuah kebanggaan bagi Kabupaten Jepara memiliki segudang atlet berprestasi. Ia berharap perkembangan olahraga di Bumi kartini akan terus berkembang dan semakin baik. (DiskominfoJepara/AchPr)