Ketua PMI Kabupaten Jepara Sutedjo S Sumarto saat penutupan bulan dana di Pendopo Kartini Jepara. (Foto Dok. DiskominfoJepara)

JEPARA – Kebutuhan darah di Kabupaten Jepara cukup tinggi mencapai 16 ribu kantong per tahunnya. Namun demikian, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jepara mampu memenui kebutuhan kantong darah setiap tahunnya.

Ketua PMI Kabupaten Jepara Sutedjo S Sumarto, Kamis (9/1/2020) mengatakan, setiap tahun setidaknya mereka menyedikan sebanyak 16 ribu kantong darah berbagai golongan untuk kebutuhan masyarakat di Kabupaten Jepara. “Donor darah juga menjadi program priorotas PMI Jepara, untuk melayani masyarakat,” kata dia.

Dikatakan Sutedjo, penyediaan kantong darah ini harus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setiap tahunnya. Jika dipacu lebih banyak, dikhawatirkan akan sia-sia. Karena darah yang diambil ada kadar atau batas waktu digunakannya. “Target kantong darah kita, disesuaikan dengan kebutuhan. Yang pasti kebutuhan setiap tahun kita sudah terpenuhi,” katanya.

Tahun lalu kualitas darah yang ada sudah sesuai yang diharapkan. Ia mengingatkan untuk tetap memperhatikan mutu atau kualitas darah yang dihimpun. Karena pekerjaan yang berkaitan dengan darah ini sangat memiliki resiko tinggi terutama terkait dengan pencegahan infeksi.

“Darah memang harus benar-benar diteliti, sehingga darah yang diberikan kepada pasien nantinya benar-benar darah yang sudah teruji kualitasnya dan bebas dari darah yang mengandung penyakit,” kata dia.

Namun demikian, dengan berbagai langkah ia ingin memperbaiki peralatan yang ada. “Banyak peralatan yang sudah lama dan perlu diperbaharui lagi. Juga didukung peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM),” kata dia. (DiskominfoJepara/Dian)