Bandara-dewandaru
Bandara Dewandaru, Kepulauan Karimunjawa Jepara. (Foto Dok. BKIP Kemenhub)

JEPARA – Pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap pengembangan pariwisata di Kepulauan Karimunjawa Jepara. Lewat anggaran pusat, tahun ini panjang landasan pacu/runway Bandara Dewandaru akan ditambah lagi. Sehingga akan mampu menampung pesawat yang berukuran lebih besar.

Pada, Sabtu (11/1/2020), Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan ke Bandara Dewandaru. Ia menargetkan pengembangan Bandara Dewandaru selesai di tahun 2022.

Dalam Siaran Pers Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan Nomor : 11/SP/1/BKIP/2020, disampaikan panjang runway Dewandaru adalah 1200 meter. Akan dibuat menjadi 1600 meter, bahkan 1700 meter agar pesawat baling-baling sejenis ATR-72 bisa mendarat dengan kapasitas penuh.

Tidak hanya itu, terminal penumpang yang sekarang ini tidak sampai 1000 meter persegi akan dibangun lagi 2000 meter persegi hingga 2800 meter persegi. “Di targetkan tahun 2022 selesai dengan kapasitas yang jauh lebih besar dari sekarang,” kata Menhub.

Dengan adanya perpanjangan runway nantinya akan dapat menambah frekuensi penerbangan dari dan menuju Pulau Karimunjawa Jepara. Saat ini hanya terdapat satu maskapai Wings Air yang melayani secara reguler tiga kali dalam seminggu, dimana tingkat keterisian penumpangnya sudah seratus persen. “Nanti pada saat bandara ini runaway-nya 1600 meter, kita akan tingkatkan pergerakan dari pesawat-pesawat terutama dari Semarang,” katanya. (DiskominfoJepara/Dian)