tka-tiongkok
Pemeriksaan kesehatan tenaga kerja asing asal Tingkok. (Foto Dok. DiskominfoJepara)

JEPARA – Beberapa perusahaan asing di Kabupaten Jepara yang mempekerjakan tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok, juga melakukan antisipasi penyebaran virus korona, yang berasal dari Wuhan, Provinsi Hubai, Tiongkok. Hal ini sebagaimana dilakukan oleh PT. Jiale Indonesia Textile dan PT. DCP Travelling Product di Kecamatan Mayong.

Kepala Dinkes Kabupaten Jepara Mudrikatun berbicara dengan TKA asal Tiongkok.

General Menejer PT. Jiale Indonesia Textile, Zhao, mengatakan karyawan dari Tiongkok tidak diizinkan bekerja selama 14 hari kedepan sejak mereka tiba di Jepara, pada Senin (3/2/2020) pagi. Pihak perusahaan juga melakukan usaha pencegahan penyebaran virus korona dengan menyemprotkan disinfektan di seluruh ruang karyawan. “Kami minta istirahat dan selalu cuci tangan juga memakai masker,” ujar Zhao.

Di PT. Jiale Indonesia Textile mempekerjakan 64 TKA dari Tiongkok. Sebanyak 29 TKA pulang ke Tiongkok untuk merayakan Imlek. Sebanyak 25 TKA saat ini sudah kembali ke Jepara. Empat TKA sampai saat ini masih di Tiongkok.

Sementara, di PT. DCP Travelling Product mempekerjakan 12 TKA dari Tiongkok. Lima orang kembali ke Tiongkok untuk merayakan Imlek. Kemudian yang hari ini kembali tiba di Jepara sebanyak 4orang. “Satu orang masih belum kembali,” ujar Veny, Pimpinan PT. DCP Travelling Product.

Sebagai antisipasi perusahaan, para karyawan diharuskan menggunakan masker saat di dalam ruang kerja. Jika memang ada yang merasa kurang enak badan, diminta untuk segera istirahat “Kami siap bekerjsama dengan pihak kesehatan di Kabupaten Jepara,” katanya.

Hasil pemeriksaan tim kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara, para TKA tersebut, semuanya dalam kondisi sehat, dan tidak ada indikasi terkena virus korona. Meski demikian, pemeriksaan tetap dilakukan hingga 14 hari kedepan.

Kepala DKK Jepara Mudrikatun, mengatakan pemeriksaan meliputi suhu tubuh, tekanan darah, dan gelaja-gejal penyakit serta daya tahan tubuh. Jika ditemukan TKA kondisi tubuhnya tidak sehat, akan ditangani lebih lanjut. (DiskominfoJepara/Dian)