dprd-jepara
Plt. Bupati Jepara memberikan selamat atas dilantiknya Muhamad Soleh, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jepara. (Foto Dok. DiskominfoJepara)

JEPARA – Muhamad Soleh resmi menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jepara. Politisi Partai Golkar ini menjadi anggota legislatif dalam status pengganti antar waktu (PAW). Rapat paripurna pengucapan sumpah/janji untuk jabatan ini, digelar Rabu (12/2/2020) siang, di Ruang Paripurna “Tamansari,” sebutan untuk kantor DPRD Jepara. Soleh menggantikan posisi Japar hingga akhir masa keanggotaan 2019 – 2020.

“Saudara Soleh menggantikan almarhum Pak Japar,” kata pimpinan rapat paripurna Imam Zusdi Ghozali yang juga Ketua DPRD Kabupaten Jepara. Dia memimpin rapat bersama dua wakilnya, Pratikno dan KH. Nuruddin Amin.

Saat rapat dibuka, sebagaimana yang disebutkan Imam, sebanyak 26 anggota dewan hadir dan menandatangani daftar hadir. Hadir pula Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Jepara Dian Kristiandi beserta unsur dan perwakilan forum komunikasi pimpinan daerah, pimpinan perangkat daerah, badan usaha milik daerah, serta perwakilan partai politik.

Usai Imam membuka rapat paripurna, Sekretaris DPRD Kabupaten Jepara Trisno Santosa membacakan Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 170/6/ tahun 2020 tentang Peresmian Pemberhentian dan Peresmian Pengangkatan Pengganti Antarwaktu, Anggota DPRD Kabupaten Jepara yang mengesahkan Soleh sebagai pengganti Japar.

Selanjutnya pengucapan sumpah janji oleh Soleh dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Jepara Imam Zusdi Ghozali. Prosesi peresmian ini diakhiri dengan penyematan pin anggota dewan oleh Imam Ghozali serta penyerahan SK pengangkatan.

“Selamat menjalankan tugas. Semoga amanat di atas pundak Saudara dapat Saudara tunaikan sebaik-baiknya. Silakan segera menyesuaikan diri dengan ritme kerja di DPRD,” kata Plt. Bupati Dian Kristiandi saat memberikan sambutan.

Dalam kesempatan tersebut, Andi juga menyinggung hubungan eksekutif dan legislatif di Jepara. Menurutnya, perbedaan persepsi di antara keduanya dalam menjalankan roda pemerintahan di Jepara yang kerap terjadi. Namun Andi berterima kasih karena semua berjalan dalam posisi masing-masing, sesuai tugas dan kewenangan. Dia berharap, hubungan eksekutif dan legislatif yang selama ini terlaksana dengan baik dapat diteruskan untuk mencapai kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, masih ada masyarakat yang belum tercukupi kebutuhan dasarnya seperti pendidikan, kesehatan, peningkatan kualitas SDM, dan hidup dalam kemiskinan.

“Maka eksekutif, legislatif, serta seluruh unsur pemerintahan yang ada, mari terus melakukan inovasi untuk merumuskan kebijakan yang efektif dan efisian untuk memecahkan masalah tersebut,” ajak Andi. (DiskominfoJepara/Sulismanto)