PLN Tanjungjati B Raih Proper Emas. (Foto Dok. Diskominfo Jepara)

JEPARA – PT. PLN (Persero) Unit Induk Pembangkitan Tanjung Jati B (PLN TJB) berhasil meraih penghargaan Proper Emas dalam ajang Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (Proper) tahun 2019 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin di Istana Wakil Presiden,di Jakarta, Rabu (8/1/2020).

Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini mengatakan, prestasi yang diperoleh ini merupakan hasil dari upaya kolaborasi yang baik antara PLN dengan masyarakat.

“Bagi kami penghargaan ini sangat penting sebagai legitimasi atas misi PLN untuk menjalankan kegiatan usaha yang berwawasan lingkungan, sekaligus mendukung komitmen pemerintah terhadap Paris Agreement untuk menurunkan kadar emisi karbon dioksida mulai tahun 2020,” kata dia.

Hal itu diungkapkan Zaini dalam acara tasyakuran pencapaian tersebut di Pendopo Kartini Jepara, Kamis (13/2/2020) malam.

Hadir dalam acara tersebut Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLHK, RM Karliansyah, Ketua Dewan Pertimbangan Proper Prof. Sudharto P. Hadi, Ph.D, Plt. Bupati Jepara Dian Kristiandi beserta Forkopinda, pimpinan perangkat daerah, Direktur Human Capital Management PLN TJB Muhammad Ali, Executive Vice President HSSE PLN, Komang Pramita, dan tamu undangan.

General Manager PLN TJB Rachmat Azwin merasa bangga atas prestasi yang diraih karena menjadi unit PLN pertama meraih Proper Emas. Menurutnya, PLN TJB telah melakukan banyak program, di antaranya bidang inovasi sumberdaya manusia, bidang keanekaragaman hayati, bidang pemberdayaan masyarakat, serta bidang-bidang yang lain.

Di bidang inovasi sumber daya, melakukan pengendalian make up water mampu menurunkan pemakaian air hingga 170 meter kubik. Melalui modifikasi sistem kendali pompa injeksi di boiler, PLN TJB mampu melakukan penurunan beban pencemaran air sampai 3,7 polutan.

Di bidang keanekaragaman hayati, PLN TJB telah melakukan kegiatan berupa transplantasi lamun di perairan Pulau Panjang dengan metode jangkar dengan luasan konservasi mencapai 2070 meter persegi, juga pemanfaatan terumbu karang buatan dan berhasil meningkatkan jumlah terumbu karang lebih dari 3.800 koloni. Selain itu budidaya rajungan dengan metode In Situ yang merupakan pertama kali di Indonesia, berhasil melepaskan 4,3 juta bibit ke laut lepas.

Di bidang pemberdayaan masyarakat, PLN TJB mampu meningkatkan peningkatan pendapatan nelayan hingga Rp4,7 juta per bulan melalui program Juara Mik Pantura dan perekonomian masyarakat ring satu hingga Rp2,3 juta per bulan dengan pemanfaatan limbah ternak menjadi pupuk organik dan biogas.

Plt. Bupati Jepara, Dian Kristiandi dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada jajaran Manajemen Unit Induk PLN TJB yang telah berhasil meraih penghargaan Proper Emas Tahun 2019 dari Kementerian LHK RI, atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Jepara.

“Mudah-mudahan ini dapat dipertahankan oleh jajaran manajemen PLN TJB,” kata dia.

Dian Kristiandi berharap, dengan diraihnya penghargaan Proper Emas ini, seluruh jajaran PLN TJB tetap menjaga keberadaannya di Jepara, sebagai marwah tenaga pembangkitan listrik yang dapat memberi manfaat bagi seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Jepara.

“Mari kita jaga kerja sama yang baik, kita rawat Jepara, kita majukan Jepara. Dengan adanya PLN TJB di Jepara, ini membuktikan bahwa selain Kota Ukir, Jepara juga terkenal dengan kota energi. Dari Jepara menerangi nusantara,” tegasnya. (DiskominfoJepara/Sulistiyono)